Homestay Emiel Gonzales @Desa Situ Daun
pada Hari Senin 20 Desember adalah hari yang luar biasa bagi anak kelas 9 di SMPIP Baitul Maal. Kaena, kami akan melakukan agenda yang paling seru di kelas 9 yang tidak didapatkan oleh kelas lain. Dengan semangat membara, saya berangkat dari rumah tercinta, tak lupa meminta doa, pada orang tua tercinta. Kami berkumpul di depan ssebuah toko swalayan. Setelah semua anak kelas 9 berkumpul, kami berangkat dengan perasaan yang membara.
Di bus seperti biasa kami muraja’ah dan dzikir Al-ma’tsurat meminta perlindunga kepada yang maha kuasa. Perjalanan sekitar 1 setengah jam. Perjalanan ketika di jalan raya biasa saja tapi ketika masuk sebuah gang yang aku kira isinya rumah dan hanya beberapa meter, ternyata di sana ada sawah, kebun dan villa, juga gang itu sangat panjang dan saya tidak tahu dimana akhir gang itu. Bus kami masuk ke jalan itu dan akhirnya sampai di lokasi tempat kami akan tinggal beberapa hari ke depan.
Saat menginjak kaki di Desa Situ Daun ini, rasanya sejuk sekali. Karena ini dekat gunung. Di sana ada seorang sesepuh desa, namanya Om Anton dan pemilik villa tempat kami tinggal Pak Kosasih. Mereka menyambut anak kelas 9 dan guru-gurunya denga hangat. Kami langsung istirahat dan sholat zuhur terlebih dahulu. laki-laki dan perempuan kamranya terpisa looh. Setelah istirahat, agenda kami adalah jalan-jalan di sekitar desa Situ Daun (waaah assiik nih..). di sana kami jalan—jalan ke Running Water, peternakan ikan bawal, industry bunga kering dan kolam lobster serta kelinci. Perjalanannya lumayan jauh, jadi kami capek juga kami dipimpin oleh Om Anton yaitu sesepuh desa Situ Daun, sambil jalan kami sambil diceritakan masa lalu dan asal-usul Desa Situ Daun. Kami sangat senang karena dapat banyak pengalaman baru yang kami akhirnya ketahui. Akhirnya kami istirahat dengan hati yang riang. Sperti biasa di BM tanpa ada hari tanpa al-ma’tsurat, kami dzikir al-ma’tsurat petang setelah sholat maghrib. Setelah sholat saya selaku ketua kelompok dipanggil karena ingin di kasih tugas, tugasnya adalah membuat lalporan. Hal ini akan di lakukan sampai home stay bubar.
1 kelompok diperkenankan membawa 1 laptop 1 kamera dan 1 handphone. Kami membuat laporan. Kami mengatiknya dengan sepenuh hati. Begitu setiap malam. Setelah selesai dengan laporan hari ke-1 kami tidur. Nyenyak karena kecapean.
Hari ke-2 kami mulai dengan sholat malam. Dan sholat subuh serta tak lupa dzikir al-ma’tsurat. Setelah meminta perlindungan ke yang Maha Kuasa. Kami dan guru-guru senam pagi. Namun karena tidak serius kami di suruh berlari-lari agar berkeringat dan segar bugar serta sehat. Setelah lari-larian kami mandi, di sana cuma ada 2 kamar mandi jadi kami harus berebut dengan cara menyabutkan nomor, ahaha memang lucu, Cuma adil dan “siapa cepat dia dapaat!”
Setelah semua wangi saya selaku ketua dipanggil lagi dan ketua2 lain juga. Tugas kami adalah mempersiapkan kelompok kami untuk Observasi di sekeliling desa mengamati apa saja mata pecaharian warga sekitar. Kebetulan kelompok kami diberi tugas mengobservasi Running Water yaitu tempat peternakan ikan di air deras. Banyak pengetahuan baru yang kelompok kami dapat dari narasumber Pak Herman, contonya ikan akan lebih besar dan dagingnya banyak, Lalu ikan tidak amis baunya, lalu ikan dagingnya bersih. Dan lain –lain. Kami juga berfoto-foto dangan ikan dan Pak Hermannya untuk dokumentasi.
Setelah kami melakukan tugas, ada sisa waktu sekitar 1 jam untuk di suruh balik ke villa, jadi kami main dulu di sungainya. Asiiik sekalu euy.. kami tidak berani berenang karena kami gak bawa banyak baju. Kami hanya basahin kaki. Setelah itu kami pulang dan di beri tugas baru untuk mengisai waktu luang sebelum zuhur. Kami disuruh membuat presentasi dari Power Point. Kelompok kami yang tiba duluan, jadi masih sepi deh.. jadi mengerjakanya juga enak tanpa gangguang kebisingan, padahal kelompok ane sendirinya berisik. Akhirnya semua kelompok pulang dan mendapat tugas yang sama. Tugas ini tidak harus diselesaikan secepatnya karena ternyata aka dipresentasikannya nanti malam.
Setelah semua pulang akhirnya sholat zuhur tiba. Sperti orang islam, sholat zuhur harus tepat waktu. Baays.. setelah itu kami santap siang dan siap-siap untuk kegiatan selanjutya. Yaitu ceria bersama anak-anak TPA, kelompok ane membuat suatu lomba, yaitu meniup balon sampai pecah. Sipa pecah duluan menang! Kelompok lain? Entahlah saya tak tau. Setelah semua siap akhirnya para anak BM kelas 9 cabut ke lokasi TPA. (TPA disini bukan Tempat Pembuangan Akhir yaa.. ane juga kurang tau apaan tuh TPA.)
Dilokasi TPA ternyata muridnya banyak banget! Ada 50 orang kurang lebih, tapi semuanya masih kecil-kecil, jadi ane agak ragu-ragu menyuruh mereka meniup balon sampai pecah. Kelompok ane memulai lomba, diluar dugaan ternyata mereka terbakar semangatnya karena disodorkan hadiah! Luar biasa! Mereka sangat cepat dan tidak gentar dengan suara balon yang menggelegar. Dor, dor, dar. Yang tercpat adalah 3 menit, Mantap!.
Setelah semua peniup balon berhasil meniupnya sampai pecah, kami memberi hadiah kesemua anak-anak, mereka terlihat senang dan ada juga yang melapor pada ibunya. Ada juga yang memberitahu teman-temannya. Intinya mereka senang dengan hadiahnya. Setelah semua menyelesaikan perlombaan “dadakan” ini anak-anak kelas 9 kembali ke base camp di villa.
Lalu kami di villa menagkap ikan di kolam, kebetulan kolamnya di villa sangat kecil, jadi kami tabrak-tabrakan di kolam itu, kami saling dorong karena ingin dapat ikan yang bayak. Setelah puas nyari ikan di kolam kami mandi bilas di sungai, kami senang sekali bilas di sungai, airnya dinginn. Kami meliha orang yang mancing di sungai tersebut.
Setelah bersih kami balik lagi ke villa lalu bakar-bakar ikan yang kami tangkap tadi sambl dingin-dinginan dan sambil mengantri kamar mandi. Setelah itu kami makan kan yang telah matang, rasanya nikmat sekali karena saya lapar jadi ikan itu terasa nikmat sekali. Setelah itu sgiliran saya mandi tiba. Setelah mandi kami istirahat.
Maghribpun tiba, saatnya sholat dan zkir al-ma’tsurat. Seperti biasa, setelah sholat kam makan. Hari ini kami di suruh membuat presentasi dengan Power Point dan kelompok saya mendapat giliran terakhir, kami susah payah membuatnya karena ngantuk dan juga capek! Ahaha, saat kami presentasi kami sambl ngantuk-ngantukan dah..
Hari terakhir Homestay tiba, kami semua siap-siap pulang dan membereskan villa sebagai rasa tanggung jawab dan terima kasih pada sang pemilik villa.semua data laporan, presentasi, laporan ibadah di kumpulkan dan setelah zuhur tba kami poto-poto dan lalu kami akhirnya meninggalkan Desa Situ Daun.
THE END..
0 komentar:
Posting Komentar