Labels

Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani

Selamat Datang Di Blog Emiel, Silahkan Tinggalkan Komentar, Jangan Lupa Baca Basmallah

Selasa, 01 Februari 2011

Homestay @Desa Situ Daun

                                    Homestay Emiel Gonzales @Desa Situ Daun
 

pada Hari Senin 20 Desember adalah hari yang luar biasa bagi anak kelas 9 di SMPIP Baitul Maal. Kaena, kami akan melakukan agenda yang paling seru di kelas 9 yang tidak didapatkan oleh kelas lain. Dengan semangat membara, saya berangkat dari rumah tercinta, tak lupa meminta doa, pada orang tua tercinta. Kami berkumpul di depan ssebuah toko swalayan. Setelah semua anak kelas 9 berkumpul, kami berangkat dengan perasaan yang membara. 

Di bus seperti biasa kami muraja’ah dan dzikir Al-ma’tsurat meminta perlindunga kepada yang maha kuasa. Perjalanan sekitar 1 setengah jam. Perjalanan ketika di jalan raya biasa saja tapi ketika masuk sebuah gang yang aku kira isinya rumah dan hanya beberapa meter, ternyata di sana ada sawah, kebun dan villa, juga gang itu sangat panjang dan saya tidak tahu dimana akhir gang itu. Bus kami masuk ke jalan itu dan akhirnya sampai di lokasi tempat kami akan tinggal beberapa hari ke depan.

Saat menginjak kaki di Desa Situ Daun ini, rasanya sejuk sekali. Karena ini dekat gunung. Di sana ada seorang sesepuh desa, namanya Om Anton dan pemilik villa tempat kami tinggal Pak Kosasih. Mereka menyambut anak kelas 9 dan guru-gurunya denga hangat. Kami langsung istirahat dan sholat zuhur terlebih dahulu. laki-laki dan perempuan kamranya terpisa looh. Setelah istirahat, agenda kami adalah jalan-jalan di sekitar desa Situ Daun (waaah assiik nih..). di sana kami jalan—jalan ke Running Water, peternakan ikan bawal, industry bunga kering dan kolam lobster serta kelinci. Perjalanannya lumayan jauh, jadi kami capek juga kami dipimpin oleh Om Anton yaitu sesepuh desa Situ Daun, sambil jalan kami sambil diceritakan masa lalu dan asal-usul Desa Situ Daun. Kami sangat senang karena dapat banyak pengalaman baru yang kami akhirnya ketahui. Akhirnya kami istirahat dengan hati yang riang. Sperti biasa di BM tanpa ada hari tanpa al-ma’tsurat, kami dzikir al-ma’tsurat petang setelah sholat maghrib. Setelah sholat saya selaku ketua kelompok dipanggil karena ingin di kasih tugas, tugasnya adalah membuat lalporan. Hal ini akan di lakukan sampai home stay bubar.